Optimalkan PAUD Lewat Kegiatan Parenting yang Digelar Disdikbud Kukar

img

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Upaya optimalkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar menggelar kegiatan parenting, di Hotel Elty Singgasana Tenggarong, belum lama ini.

 

Adapun tujuan dari kegiatan tersebut ialah, bagaiamana peran orang tua dalam mendidik anak dengan cara yang menyenengkan bagi mereka (anak). Kegiatan itu juga dihadiri oleh Bunda PAUD Kukar Maslianawati Edi Damansyah dan Bunda PAUD se Kecamatan Tenggarong.

 

Parenting merupakan perilaku atau sikap orang tua dalam membesarkan anak. Pola parenting ini bisa berpengaruh terhadap banyak aspek dalam kehidupn anak hingga dewasa.

 

Dalam mendidik anak tentunya bukan suatu pekerjaan yang mudah, yang dapat dipelajari dalam waktu singkat. Pola parenting bisa menjadi pembelajaran seumur hidup bagi orang tua.

 

Sekretaris Disdikbud Kukar Maria Ester menjelaskan, parenting ini mengusung tema PAUD ke SD dan upaya penurunan stunting. Sementra program pemerintah saat ini mewajibkan belajar atau sekolah selama 13 tahun, termasuk wajib PAUD.

 

"Kita berharap, setiap tahunnya partisipasi orang tua untuk menyekolahkan anaknya pada PAUD ini terus meningkat," jelas Maria Ester pada media.

 

Namun selama ini, ia mengaku partisipasi orang tua dalam menyekolahkan anaknya tingkt PAUD baru mencapai 60 persen. Hal ini menjadi tanggung jawab bersama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, betapa pentinya PAUD dalam mewujudkan SDM berakhlak mulia dan berkualitas.

 

"Kami komitmen akan memberikan pemahaman masyarakat terkait dengan PAUD melalui parenting. Parenting ini akan dilaksanakan di seluruh Kecamatan se Kukar," sebutnya.

 

Sementara itu Maslianawati Edi Damansyah mengatakan, memberikan pendidikan pada anak usia dini sangat penting agar terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) berakhlak mulia dan berkualitas. Untuk itu para orang tua dapat memahami arah pendidikan anak anak.

 

"Saat ini PAUD mencakup usia 0-8 tahun, kalau sebelumnya PAUD itu usia 0-6 tahun," kata Maslianawati

 

Selain pendidikan, penanganan stunting juga menjadi fokus. Pastinya dengan kolaborasi yang baik antar puskesmas, posyandu, maupun OPD terkait busa menekan angka stunting di Kukar.

"Kami juga terus melakukan penyuluhan tentang pentingnya makanan sehat," ungkapnya. (adv/riz)